Jumat, 08 Oktober 2010

HARAPAN


Harapan

Harapan adalah suatu keinginan yang menginginkan sesuatu itu terjadi. Harapan bisa disebut dengan cita-cita karena sama-sama menginginkan apa yang diinginkannya itu terjadi, misalnya seseorang yang menginginkan agar mendapatkan nilai baik, seseorang yang menginginkan agar menjadi dokter, atau keinginan yang lainnya. Harapan bisa terjadi pada diri kita atau tidak terjadi pada diri kita, semua itu tergantung dari cara kita beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa dan seberapa usaha yang kita lakukan untuk mendapatkan apa yang kita cita-citakan atau yang kita harapkan. Harapan yang tidak akan terjadi adalah bila kita hanya berdoa saja akan tetapi tidak berusaha sama sekali atau mungkin hanya usaha saja yang telah diperjuangkan tetapi tidak ada beribadah sama sekali. Harapan dan cita-cita juga bisa disebut dengan takdir dr Sang Ilahi, akan tetapi takdir tersebut bisa kita ubah bila kita sungguh-sungguh ingin merubah sifat dan perbuatan kita agar menjadi lebih baik lagi. Suatu harapan telah diingini oleh siapapun, dari bayi sampai meninggalpun semua manusia mempunyai harapan karena manusia mempunya jiwa social yang tinggi, harapan itu bisa muncul dalam sanubari diri kita karena sesuatu hal.
Sebab-sebab manusia mempunyai harapan atau mrnginginkan harapan :
1.      Karena jiwa dari diri sendiri yang menginginkannya
2.      Keinginan untuk hidup lebih baik lagi dengan berandai-andai dengan menginginkan cita-cita yang tinggi
3.      Harapan untuk diri sendiri dan orang yang disayangi
4.      Harapan anak bayi yang menginginkan untuk cepat besar dan seperti manusia normal lainnya
5.      Menginginkan untuk mencintai dan dicintai seseorang
6.      Hak dari lahir hingga meninggal
7.      Menginginkan status yang jelas
8.      Karena sering di kucilkan sehingga menginginkan sesuatu agar tidak ada lagi yang mengucilkannya
9.      Karena iri terhadap apa yang dimiliki orang lain sehingga berharap bisa seperti yang ia inginkan
10.  Karena manusia hidup di jaman yang selalu berubah-ubah, mungkin dengan teknologi yang canggih, sehingga manusia menginginkan untuk bisa berada pada jaman yang serba berkecukupan
Dampak positive dan negative dalam suatu harapan yang terjadi :
1.      Manusia akan selalu bersyukur atas harapan yang terpenuhi
2.      Akan merasa sengang, bangga, dan tenang
3.      Manusia akan lebih semangat untuk hal-hal yang akan dilakukannya agar supaya menjadi baik dan baik untuk hidupnya
4.      Akan menjadi sombong dengan harapan yang tercapai
5.      Menjadi paling “wah” diantara yang lain alias besar kepala
6.      Akan bunuh diri karena malu, seperti tidak lulus UAN dan ain sebagainya
7.      Akan menyendiri dalam hidupnya

Harapan juga harus dilandaskan dengan kepercayaan dari diri sendiri dan orang lain yaitu optimis dan bisa disebut dengan support, support yaitu dorongan dari seseorang agar lebih semangat, bangkit, serta percaya diri. Suatu kepercayaan yang diberikan akan menimbulkan tanggung jawab dari diri kita sendiri dan bisa menjadi inspirasi agar kita menjalankannya dengan baik dan harapan yang kita ingini akan cepat tercapai dengan adanya kejujuran dari diri sendiri, sehingga kepercayaan itu tetap ada untuk kita sebagai pemimpin atau calaon pemimpin.
Harapan yang sesungguhnya adalah harapan yang selalu dilandaskan dengan ibadah dan usaha, dengan kejujuran dan bersikap adil serta tanggung jawab dengan setulus hati, sehingga akan bermakna , indah, dan bersyukur jika kita mendapatkan apa yang kita harapkan.

PENDIDIKAN

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Pendidikan adalah kunci sukses meminimalkan adanya kemiskinan yang ada di Indonesia ini. Pendidikan juga sarana untuk mengetahui informasi-informasi yang ada dimana saja, akan tetapi banyak sekali yang menghambat pendidikan berlangsung, yang menghambat yaitu :
>> Facebook menyebabkan manusia menjadi bodoh
>> Game yang menyebabkan manusia menjadi ketagihan
>> Siaran televisi seperti sinetron
>> Bioskop dengan film-film yang menarik
>> Internet
>> HP yang sering mengganggu
>> Kondisi di lingkungan sekitar
Televisi Pendidikan adalah medium yang sangat bagus untuk membagi informasi dan bahan pendidikan kepada masyarakat secara luas. Teknologi terbaru termasuk komputer dan Internet sudah menjadi pilihan utama untuk teknologi pendidikan, dan ada beberapa orang yang kira televisi adalah teknologi lama. Tetapi, potensi Televisi Pendidikan untuk membawa pendidikan ke semua masyarakat di mana mereka duduk, belum begitu tercapai.
Teknologi pendidikan yang sampai sekarang ini masih sangat dapat membantu guru dan siswa-siswi di lapangan, yang membantu guru dan mahasiswa-mahasiswi untuk pendidikan yaitu :
>> Biasanya teknologi yang paling efektif adalah yang paling sederhana, yang mengajak siswa-siswi aktif dalam proses pembelajaran
>> Semua siswa-siswi perlu belajar keterampilan komputer dan TIK karena keterampilan komputer dan TIK sering sekali adalah kebutuhan utama di lapangan kerja.
>> Internet seperti google dan Wikipedia
Jenjang pendidikan di Indonesia :                          
>> Pendidikan anak usia dini seperti TK A dan TK B
>> Pendidikan dasar jenjeng pendidikan awal selama 9 tahun
>> Pendidikan menengahjenjang selama 3 tahun
>> Pendidikan tinggi mencakup program sarjana magister, doctor, dan spesialis yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi
Jalur pendidikan adalah wahana yang dilalui peserta didik untuk mengembangkan potensi diri dalam suatu proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan. Jalur Pendidikan di Indonesia adalah :
>> Pendidikan formal merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah pada umumnya, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, sampai pendidikan tinggi.
>> Pendidikan nonformal seperti kursus, TPA, Taman Pendidikan AL Qur’an, Sekolah minggu, dan lain-lain.
>> Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri yang dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab.
Jenis pendidikan adalah kelompok yang didasarkan pada kekhususan tujuan pendidikan suatu satuan pendidikan. Jenis-jenis pendidikan yaitu :
>> Pendidikan umum merupakan pendidikan dasar dan menengah yang mengutamakan perluasan pengetahuan yang diperlukan oleh peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
>> Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu.
>> Pendidikan akademik merupakan pendidikan tinggi program sarjana dan pascasarjana yang diarahkan terutama pada penguasaan disiplin ilmu pengetahuan tertentu.
>> Pendidikan profesi merupakan pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memasuki suatu profesi atau menjadi seorang profesional.
>> Pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu maksimal dalam jenjang diplom 4 setara dengan program sarjana (strata 1).
>> Pendidikan keagamaan merupakan pendidikan dasar, menengah, dan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat menjalankan peranan yang menuntut penguasaan pengetahuan dan pengalaman terhadap ajaran agama dan /atau menjadi ahli ilmu agama.
>> Pendidikan khusus merupakan penyelenggaraan pendidikan untuk peserta didik yang berkelainan atau peserta didik yang memiliki kecerdasan luar biasa yang diselenggarakan secara inklusif (bergabung dengan sekolah biasa) atau berupa satuan pendidikan khusus pada tingkat pendidikan dasar dan menengah (dalam bentuk SLB).

KEBUDAYAAN(KETERBIASAAN)


Kebudayaan (Kebiasaan)
Kebudayaan (Kebiasaan) adalah suatu perilaku yang tercermin dari orang tua yang sudah terbiasa dari kecil dan mungkin juga karena faktor sekitar yang mungkin sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Kebudayaan di Indonesia pada zaman dahulu sangatlah baik dan indah sekali. Dahulu kehidupan di suatu kampung bersuasana tentram suasana keluarga, selalu damai tidak ada banyak konflik dalam berkeluarga, udaranya sangat sejuk belum berpolusi, harmonis untuk lingkungan sekitar, saling tolong menolong, memakai pakaian budaya Indonesia, jarang yang terpengaruh dengan budaya bangsa lain, adanya keterbiasaan membuat tumpeng untuk kesyukuran apapun itu, sangat menghormati wanita, selalu hormat kepada orang yang lebih tua, dan lain-lain. Di zaman sekarang ini udah benar-benar terbalik dengan zaman dahulu seperti di saat ada antrian seharusnya mengantri dari belakang tapi malah menyerobot ke depan, kalau di angkutan umum bila penuh seharusnya yang duduk adalah bagi nenenk-nenek dan ibu hamil yang harus didahulukan untuk duduk tetapi malah yang muda maupun bapak-bapak bertindak masa bodo dengan keadaan di sekitarnya. Kebudayaan (keterbiasaan) bisanya sudah melakukan hal-hal dengan keterbiasaan setiap hari contihnya :
>> Menyontek. Siswa-siswi sekarang klo PR selalu di kerjakan di sekolah
>> Ngebet. Setiap ulangan udah terbiasa budaya ngebet
>> Menolong sesama. Hal yang positive tantang kebiasaan
>> Baik hati kepada setiap orang
>> Tilang. Biasanya kalau penilangan ada uang damainya dan terbebas yang seharusnya di bebaskan melalui siding yang berwajib
>> Rapih. Kebiasaan seseorang merapihkan diri sendiri dan juga rapih bila dimanapun berada
>> Naik kereta gratis. Sudah biasa bila orang tuanya kerja di kreta maka anaknya pun akan gratis naik kreta juga, dan lain-lain.
Kebudayaan (Kebiasaan) ini juga ada sisi baiknya dan sisi buruknya yang mungkin tidak adil dipandangan masyarakat. Akan tetapi didasarkan pada diri kita sendiri yang ingin menyikapi semua keterbiasaan kita seperti apa yang memang baik untuk diri sendiri dan masyarakat.

TANGGUNG JAWAB


Tanggung jawab adalah suatu sikap seseorang yang didasari dari diri sendiri atas segala perbuatan atau tingkah laku yang disengaja maupun tidak sengaja. Tanggung jawab itu harus ada pada diri sendiri dari hati sanubari manusia itu sendiri. Manusia dari kecil sudah mempunyai tanggung jawab pada diri sendiri. Tanggung jawab itu berasal dari diri manusia yang mempunyai kesadaran dan keinsyafan atas perilaku yang telah ia jalani, seperti anak pelajar yang bertanggung jawab atas dirinya sendiri yaitu belajar, seorang laki-laki yang harus menghidupi istri dan anaknya dengan mencari nafkah, dan berbagai contoh tanggung jawab yang lainnya. Tanggung jawab sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia yang apabila tidak bertanggung jawab, maka pihak lain akan merasa dirugikan atau kesal sehingga bisa sampai dengan tuntutan pengadilan. Tanggung jawab juga dibedakan menurut keadaan manusia dan tingkah laku yang sudah diperbuat oleh manusia itu sendiri.
Berikut contoh-contoh tanggung jawab pada masing-masing manusia :
>> Tanggung jawab pada statusnya masing-masing,
>> seorang pelajar yang harus belajar.
>> kepala rumah tangga yang harus mencari nafkah.
>> seorang polisi yang harus melurusi perbuatan atau perilaku masyarakat untuk bisa menaati peraturan lalu lintas atau peraturan yang berlaku.
>> Tanggung jawabterhadap keluarga
>> Tanggung jawab terhadap masyarakat
>> Seorang kepala pemerintah  yang harus bertanggung jawab mewujudkan kesejahteraan pada masyarakat
>> Seorang direktur yang bertanggung jawab kepada bawahannya
>> Seseorang yang bertanggung jawab atas jabatannya masing-masing dengan tidak korupsi atau berbohong terhadap bawahannya atau terhadap rekan kerjanya masing-masing
>> Tanggung jawab terhadap bangsa dan Negara
>> Manusia yang bertanggung atas kewajiban didunia dan akhirat yaitu beribadah, berdoa, selalu menjalankan perintah-Nya dan Menjauhi segala larangan-Nya.
Wujud tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian adalah Perbuatan baik berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengorbanan adalah seseorang yang rela melakukan sesuatu demi apa yang ia inginkan. Pengabdian dan pengorbanan sangat terikat karena Pengabdian seseorang terhadap apa yang ia telah kerjakan atau yang sedang ia lakukan akan diiringi dengan pengorbanan untuk bertanggung jawab atas apa yang ia jalani dengan penuh keikhlasan serta beribadah dan bersyukur selalu kepada Tuhan Yang Maha Esa.

PACARAN BEBAS


Pacaran bebas adalah pacaran yang tidak sehat, maksudnya pacaran yang dilarang oleh agama, pacaran yang tidak mengetahui batas kesopanan, pacaran yang tidak menghormati pasangannya sebagai kaum wanita dan hanya sebagai kebahagiaan hati tanpa mengetahui batasnya sebelum menikah. Pacaran bebas itu sebelumnya terbentuk dari Pergaulan yang bebas, pergaulan yang mula-mula hanya berkumpul-kumpul saja dan kemudian merebak menjadi kerusuhan yang bersifat dan berwatak negative serta bercerita-cerita yang berpengalaman negative dan sangat terbawa hawa nafsu dan pergaulan tanpa sepengetahuan orang tua. Pacaran bebas dimulai dari pacaran tanpa sepengetahuan orang tua,kata umumnya jaman sekarang adalah BACKSTREET, lalu mereka melihat atau menanyakan sesuatu dari teman mereka sendiri tentang pacaran yang asik itu bagaimana? Ngapain aja? Seperti apa? Akan tetapi temannya yang ditanya itu, bukanlah teman yang baik untuk ditindaklanjuti, akhirnya mereka mencoba dan mungkin membuat ketagihan dari pengalaman mereka setiap harinya, atau mungkin karena cwonya yang sudah seperti biasa mencari umpan yaitu wanita yang sangat polos dan terbebas dari orang tua, contohnya seperti wanita yang ngekos, wanita yang broken home, wanita yang memang sudah bandel, wanita yang jauh dari sanak saudara, dan yang paling di incer adalah wanita yang mudah terpengaruh atau senang mendengar bualan para lelaki pada saat ucapannya yang keluar dari mulutnya yang begitu indahnya yg di ucapkan khusus untuk para wanita.
Pacaran bebas bebas itu bias terjadi karena banyak kesempatan dari cowo ke cewe tersebut. Berikut adalah terjadinya Pacaran bebas :
>> Adanya pergaulan yang bebas.
>> Iri dengan temannya yang sudah melakukan hal-hal negative yang mungkin membuat ia iri.
>> Rasa keingintahuan tentang hal-hal yang menjurus kearah negative.
>> Melihat tayangan d DVD, CD, Youtube, Internet, bahkan di buku dan majalah juga ada, dll.
>> Adanya faktor keturunan.
>> Terhasut oleh teman dan apalagi kalau sudah taruhan.
>> Tidak terpantaunya pergaulan anak-anak dari orang tua.
>> Anak-anak jarang mendapatkan rasa kasih sayang dari orang tua.
>> Banyaknya tindak kasar dari orang tua pada anak yang menyebabkan anak tersebut pergi dari rumah (broken home).
>> Adanya kesempatan atau terbawa suasana seperti malam tahun baru atau acara-acara lainnya.
Dampak dari perbuatan pacaran bebas yaitu :
** Hamil di luar niakah
** Dijauhi oleh teman-temannya, saudaranya, dan keluarganya
** Dihina oleh seluruh orang
** Sebagian mempunyai anak tetapi tidak mempunyai ayah
** Aborsi (menggugurkan kandungan)
** Bunuh diri karena tidak kuat menahan sakit hati ditinggal cowok yang sudah        menghamilinya
** Stres atau sakit jiwa menahan malu
** Menyesal tiada akhir
** Akan mendapatkan dosa di akhirat nanti
Jadi peran orang tua dalam mendidik kita untuk masa depan sangatlah penting karena segala sesuatu perbuatan kita yang terbelok sedikit akan di luruskan kembali oleh orang tua dengan cara yang berbeda-beda seperti :
^  Orang tua menyekolahkan anaknya di pesantren
^ Orang tua selalu mengajarkan dengan berkumpul dengan orang-orang yang shaleh
^ Orang tua tidak membebaskan anaknya pergi atau kumpul sampai larut malam
^ Orang tua member pengertian dan kasih sayaang kepada anaknya
^ Orang tua selalu member nasihat untuk anaknya
Untuk itu peran orang tua sangatlah penting untuk membimbing kita ke jalan yang benar dan hindarilah sikap ketertutupan pada keluarga, mulailah dari sekarang bersikap terbuka kepada keluarga kita sendiri, karena sesungguhnya hanyalah keluarga yang bias member masukkan yang terbaik apa yang kita telah alami pada masa-masa remaja ini. Ini adalah  suatu pengalaman beberapa yang pernah saya lihat pada zaman sekarang ini.

PELAPISAN MASYARAKAT


Pelapisan Masyarakat berarti jenjang status dan peranan yang relatif permanent yang terdapat didalam sistem sosial (dari kelompok kecil sampai ke masyarakat) di dalam pembedaan hak, pengaruh, dan kekuasaan. Masyarakat yang berstratifikasi sering dilukiskan sebagai suatu kerucut atau piramida, dimana lapisan bawah adalah paling lebar dan lapisan ini menyempit ke atas.
Didalam organisasi masyarakat primitif, dimana belum mengenal tulisan, pelapisan masyarakat itu sudah ada. Hal ini terwujud berbagai bentuk sebagai berikut:
1) Adanya kelompok berdasarkan jenis kelamin dan umur dengan pembedaan-pembedaan hak dan kewajiban.
2) Adanya kelompok-kelompok pemimpin suku yang berpengaruh dan memiliki hak-hak istimewa.
3) adanya pemimpin yang saling berpengaruh.
4) Adanya orang-orang yang dikecilkan di luar kasta dan orang yang diluar perlindungan hukum (cutlaw men).
5) Adanya pembagian kerja di dalam suku itu sendiri.
6) Adanya pembedaan standar ekonomi dan didalam ketidaksamaan ekonomi itu secara umum.
Terjadinya Pelapisan Sosial terbagi menjadi 2, yaitu :
>> Terjadi dengan Sendirinya
Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu, tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya.
>> Terjadi dengan Sengaja
Sistem pelapisan ini dengan sengaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama. Dalam sistem ini ditentukan secara jelas dan tegas adanya kewenangan dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang.
Didalam sistem organisasi yang disusun dengan cara sengaja, mengandung 2 sistem, yaitu:
1) Sistem Fungsional, merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sama dalam kedudukan yang sederajat.
2) Sistem Skalar, merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dari bawah ke atas ( Vertikal ).
Menurut sifatnya, sistem pelapisan dalam masyarakat dibedakan menjadi:
1) Sistem pelapisan masyarakat yang tertutup
Dalam sistem ini, pemindahan anggota masyarakat kelapisan yang lain baik ke atas maupun ke bawah tidak mungkin terjadi, kecuali ada hal-hal istimewa. Di dalam sistem yang tertutup, untuk dapat masuk menjadi dari suatu lapisan dalam masyarakat adalah karena kelahiran. Di India, sistem ini digunakan, yang masyarakatnya mengenal sistem kasta. Sebagaimana yang kita ketahui masyarakat terbagi ke dalam :
-Kasta Brahma : merupakan kasta tertinggi untuk para golongan  pendeta.
-Kasta Ksatria : merupakan kasta dari golongan bangsawan dan tentara yang dipandang sebagai lapisan kedua.
-Kasta Waisya : merupakan kasta dari golongan pedagang.
-Kasta sudra : merupakan kasta dari golongan rakyat jelata.
-Paria : golongan bagi mereka yang tidak mempunyai kasta. seperti : kaum gelandangan, peminta, dan sebagainya.

Jumat, 08 Oktober 2010

HARAPAN


Harapan

Harapan adalah suatu keinginan yang menginginkan sesuatu itu terjadi. Harapan bisa disebut dengan cita-cita karena sama-sama menginginkan apa yang diinginkannya itu terjadi, misalnya seseorang yang menginginkan agar mendapatkan nilai baik, seseorang yang menginginkan agar menjadi dokter, atau keinginan yang lainnya. Harapan bisa terjadi pada diri kita atau tidak terjadi pada diri kita, semua itu tergantung dari cara kita beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa dan seberapa usaha yang kita lakukan untuk mendapatkan apa yang kita cita-citakan atau yang kita harapkan. Harapan yang tidak akan terjadi adalah bila kita hanya berdoa saja akan tetapi tidak berusaha sama sekali atau mungkin hanya usaha saja yang telah diperjuangkan tetapi tidak ada beribadah sama sekali. Harapan dan cita-cita juga bisa disebut dengan takdir dr Sang Ilahi, akan tetapi takdir tersebut bisa kita ubah bila kita sungguh-sungguh ingin merubah sifat dan perbuatan kita agar menjadi lebih baik lagi. Suatu harapan telah diingini oleh siapapun, dari bayi sampai meninggalpun semua manusia mempunyai harapan karena manusia mempunya jiwa social yang tinggi, harapan itu bisa muncul dalam sanubari diri kita karena sesuatu hal.
Sebab-sebab manusia mempunyai harapan atau mrnginginkan harapan :
1.      Karena jiwa dari diri sendiri yang menginginkannya
2.      Keinginan untuk hidup lebih baik lagi dengan berandai-andai dengan menginginkan cita-cita yang tinggi
3.      Harapan untuk diri sendiri dan orang yang disayangi
4.      Harapan anak bayi yang menginginkan untuk cepat besar dan seperti manusia normal lainnya
5.      Menginginkan untuk mencintai dan dicintai seseorang
6.      Hak dari lahir hingga meninggal
7.      Menginginkan status yang jelas
8.      Karena sering di kucilkan sehingga menginginkan sesuatu agar tidak ada lagi yang mengucilkannya
9.      Karena iri terhadap apa yang dimiliki orang lain sehingga berharap bisa seperti yang ia inginkan
10.  Karena manusia hidup di jaman yang selalu berubah-ubah, mungkin dengan teknologi yang canggih, sehingga manusia menginginkan untuk bisa berada pada jaman yang serba berkecukupan
Dampak positive dan negative dalam suatu harapan yang terjadi :
1.      Manusia akan selalu bersyukur atas harapan yang terpenuhi
2.      Akan merasa sengang, bangga, dan tenang
3.      Manusia akan lebih semangat untuk hal-hal yang akan dilakukannya agar supaya menjadi baik dan baik untuk hidupnya
4.      Akan menjadi sombong dengan harapan yang tercapai
5.      Menjadi paling “wah” diantara yang lain alias besar kepala
6.      Akan bunuh diri karena malu, seperti tidak lulus UAN dan ain sebagainya
7.      Akan menyendiri dalam hidupnya

Harapan juga harus dilandaskan dengan kepercayaan dari diri sendiri dan orang lain yaitu optimis dan bisa disebut dengan support, support yaitu dorongan dari seseorang agar lebih semangat, bangkit, serta percaya diri. Suatu kepercayaan yang diberikan akan menimbulkan tanggung jawab dari diri kita sendiri dan bisa menjadi inspirasi agar kita menjalankannya dengan baik dan harapan yang kita ingini akan cepat tercapai dengan adanya kejujuran dari diri sendiri, sehingga kepercayaan itu tetap ada untuk kita sebagai pemimpin atau calaon pemimpin.
Harapan yang sesungguhnya adalah harapan yang selalu dilandaskan dengan ibadah dan usaha, dengan kejujuran dan bersikap adil serta tanggung jawab dengan setulus hati, sehingga akan bermakna , indah, dan bersyukur jika kita mendapatkan apa yang kita harapkan.

PENDIDIKAN

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Pendidikan adalah kunci sukses meminimalkan adanya kemiskinan yang ada di Indonesia ini. Pendidikan juga sarana untuk mengetahui informasi-informasi yang ada dimana saja, akan tetapi banyak sekali yang menghambat pendidikan berlangsung, yang menghambat yaitu :
>> Facebook menyebabkan manusia menjadi bodoh
>> Game yang menyebabkan manusia menjadi ketagihan
>> Siaran televisi seperti sinetron
>> Bioskop dengan film-film yang menarik
>> Internet
>> HP yang sering mengganggu
>> Kondisi di lingkungan sekitar
Televisi Pendidikan adalah medium yang sangat bagus untuk membagi informasi dan bahan pendidikan kepada masyarakat secara luas. Teknologi terbaru termasuk komputer dan Internet sudah menjadi pilihan utama untuk teknologi pendidikan, dan ada beberapa orang yang kira televisi adalah teknologi lama. Tetapi, potensi Televisi Pendidikan untuk membawa pendidikan ke semua masyarakat di mana mereka duduk, belum begitu tercapai.
Teknologi pendidikan yang sampai sekarang ini masih sangat dapat membantu guru dan siswa-siswi di lapangan, yang membantu guru dan mahasiswa-mahasiswi untuk pendidikan yaitu :
>> Biasanya teknologi yang paling efektif adalah yang paling sederhana, yang mengajak siswa-siswi aktif dalam proses pembelajaran
>> Semua siswa-siswi perlu belajar keterampilan komputer dan TIK karena keterampilan komputer dan TIK sering sekali adalah kebutuhan utama di lapangan kerja.
>> Internet seperti google dan Wikipedia
Jenjang pendidikan di Indonesia :                          
>> Pendidikan anak usia dini seperti TK A dan TK B
>> Pendidikan dasar jenjeng pendidikan awal selama 9 tahun
>> Pendidikan menengahjenjang selama 3 tahun
>> Pendidikan tinggi mencakup program sarjana magister, doctor, dan spesialis yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi
Jalur pendidikan adalah wahana yang dilalui peserta didik untuk mengembangkan potensi diri dalam suatu proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan. Jalur Pendidikan di Indonesia adalah :
>> Pendidikan formal merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah pada umumnya, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, sampai pendidikan tinggi.
>> Pendidikan nonformal seperti kursus, TPA, Taman Pendidikan AL Qur’an, Sekolah minggu, dan lain-lain.
>> Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri yang dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab.
Jenis pendidikan adalah kelompok yang didasarkan pada kekhususan tujuan pendidikan suatu satuan pendidikan. Jenis-jenis pendidikan yaitu :
>> Pendidikan umum merupakan pendidikan dasar dan menengah yang mengutamakan perluasan pengetahuan yang diperlukan oleh peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
>> Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu.
>> Pendidikan akademik merupakan pendidikan tinggi program sarjana dan pascasarjana yang diarahkan terutama pada penguasaan disiplin ilmu pengetahuan tertentu.
>> Pendidikan profesi merupakan pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memasuki suatu profesi atau menjadi seorang profesional.
>> Pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu maksimal dalam jenjang diplom 4 setara dengan program sarjana (strata 1).
>> Pendidikan keagamaan merupakan pendidikan dasar, menengah, dan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat menjalankan peranan yang menuntut penguasaan pengetahuan dan pengalaman terhadap ajaran agama dan /atau menjadi ahli ilmu agama.
>> Pendidikan khusus merupakan penyelenggaraan pendidikan untuk peserta didik yang berkelainan atau peserta didik yang memiliki kecerdasan luar biasa yang diselenggarakan secara inklusif (bergabung dengan sekolah biasa) atau berupa satuan pendidikan khusus pada tingkat pendidikan dasar dan menengah (dalam bentuk SLB).

KEBUDAYAAN(KETERBIASAAN)


Kebudayaan (Kebiasaan)
Kebudayaan (Kebiasaan) adalah suatu perilaku yang tercermin dari orang tua yang sudah terbiasa dari kecil dan mungkin juga karena faktor sekitar yang mungkin sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Kebudayaan di Indonesia pada zaman dahulu sangatlah baik dan indah sekali. Dahulu kehidupan di suatu kampung bersuasana tentram suasana keluarga, selalu damai tidak ada banyak konflik dalam berkeluarga, udaranya sangat sejuk belum berpolusi, harmonis untuk lingkungan sekitar, saling tolong menolong, memakai pakaian budaya Indonesia, jarang yang terpengaruh dengan budaya bangsa lain, adanya keterbiasaan membuat tumpeng untuk kesyukuran apapun itu, sangat menghormati wanita, selalu hormat kepada orang yang lebih tua, dan lain-lain. Di zaman sekarang ini udah benar-benar terbalik dengan zaman dahulu seperti di saat ada antrian seharusnya mengantri dari belakang tapi malah menyerobot ke depan, kalau di angkutan umum bila penuh seharusnya yang duduk adalah bagi nenenk-nenek dan ibu hamil yang harus didahulukan untuk duduk tetapi malah yang muda maupun bapak-bapak bertindak masa bodo dengan keadaan di sekitarnya. Kebudayaan (keterbiasaan) bisanya sudah melakukan hal-hal dengan keterbiasaan setiap hari contihnya :
>> Menyontek. Siswa-siswi sekarang klo PR selalu di kerjakan di sekolah
>> Ngebet. Setiap ulangan udah terbiasa budaya ngebet
>> Menolong sesama. Hal yang positive tantang kebiasaan
>> Baik hati kepada setiap orang
>> Tilang. Biasanya kalau penilangan ada uang damainya dan terbebas yang seharusnya di bebaskan melalui siding yang berwajib
>> Rapih. Kebiasaan seseorang merapihkan diri sendiri dan juga rapih bila dimanapun berada
>> Naik kereta gratis. Sudah biasa bila orang tuanya kerja di kreta maka anaknya pun akan gratis naik kreta juga, dan lain-lain.
Kebudayaan (Kebiasaan) ini juga ada sisi baiknya dan sisi buruknya yang mungkin tidak adil dipandangan masyarakat. Akan tetapi didasarkan pada diri kita sendiri yang ingin menyikapi semua keterbiasaan kita seperti apa yang memang baik untuk diri sendiri dan masyarakat.

TANGGUNG JAWAB


Tanggung jawab adalah suatu sikap seseorang yang didasari dari diri sendiri atas segala perbuatan atau tingkah laku yang disengaja maupun tidak sengaja. Tanggung jawab itu harus ada pada diri sendiri dari hati sanubari manusia itu sendiri. Manusia dari kecil sudah mempunyai tanggung jawab pada diri sendiri. Tanggung jawab itu berasal dari diri manusia yang mempunyai kesadaran dan keinsyafan atas perilaku yang telah ia jalani, seperti anak pelajar yang bertanggung jawab atas dirinya sendiri yaitu belajar, seorang laki-laki yang harus menghidupi istri dan anaknya dengan mencari nafkah, dan berbagai contoh tanggung jawab yang lainnya. Tanggung jawab sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia yang apabila tidak bertanggung jawab, maka pihak lain akan merasa dirugikan atau kesal sehingga bisa sampai dengan tuntutan pengadilan. Tanggung jawab juga dibedakan menurut keadaan manusia dan tingkah laku yang sudah diperbuat oleh manusia itu sendiri.
Berikut contoh-contoh tanggung jawab pada masing-masing manusia :
>> Tanggung jawab pada statusnya masing-masing,
>> seorang pelajar yang harus belajar.
>> kepala rumah tangga yang harus mencari nafkah.
>> seorang polisi yang harus melurusi perbuatan atau perilaku masyarakat untuk bisa menaati peraturan lalu lintas atau peraturan yang berlaku.
>> Tanggung jawabterhadap keluarga
>> Tanggung jawab terhadap masyarakat
>> Seorang kepala pemerintah  yang harus bertanggung jawab mewujudkan kesejahteraan pada masyarakat
>> Seorang direktur yang bertanggung jawab kepada bawahannya
>> Seseorang yang bertanggung jawab atas jabatannya masing-masing dengan tidak korupsi atau berbohong terhadap bawahannya atau terhadap rekan kerjanya masing-masing
>> Tanggung jawab terhadap bangsa dan Negara
>> Manusia yang bertanggung atas kewajiban didunia dan akhirat yaitu beribadah, berdoa, selalu menjalankan perintah-Nya dan Menjauhi segala larangan-Nya.
Wujud tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian adalah Perbuatan baik berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengorbanan adalah seseorang yang rela melakukan sesuatu demi apa yang ia inginkan. Pengabdian dan pengorbanan sangat terikat karena Pengabdian seseorang terhadap apa yang ia telah kerjakan atau yang sedang ia lakukan akan diiringi dengan pengorbanan untuk bertanggung jawab atas apa yang ia jalani dengan penuh keikhlasan serta beribadah dan bersyukur selalu kepada Tuhan Yang Maha Esa.

PACARAN BEBAS


Pacaran bebas adalah pacaran yang tidak sehat, maksudnya pacaran yang dilarang oleh agama, pacaran yang tidak mengetahui batas kesopanan, pacaran yang tidak menghormati pasangannya sebagai kaum wanita dan hanya sebagai kebahagiaan hati tanpa mengetahui batasnya sebelum menikah. Pacaran bebas itu sebelumnya terbentuk dari Pergaulan yang bebas, pergaulan yang mula-mula hanya berkumpul-kumpul saja dan kemudian merebak menjadi kerusuhan yang bersifat dan berwatak negative serta bercerita-cerita yang berpengalaman negative dan sangat terbawa hawa nafsu dan pergaulan tanpa sepengetahuan orang tua. Pacaran bebas dimulai dari pacaran tanpa sepengetahuan orang tua,kata umumnya jaman sekarang adalah BACKSTREET, lalu mereka melihat atau menanyakan sesuatu dari teman mereka sendiri tentang pacaran yang asik itu bagaimana? Ngapain aja? Seperti apa? Akan tetapi temannya yang ditanya itu, bukanlah teman yang baik untuk ditindaklanjuti, akhirnya mereka mencoba dan mungkin membuat ketagihan dari pengalaman mereka setiap harinya, atau mungkin karena cwonya yang sudah seperti biasa mencari umpan yaitu wanita yang sangat polos dan terbebas dari orang tua, contohnya seperti wanita yang ngekos, wanita yang broken home, wanita yang memang sudah bandel, wanita yang jauh dari sanak saudara, dan yang paling di incer adalah wanita yang mudah terpengaruh atau senang mendengar bualan para lelaki pada saat ucapannya yang keluar dari mulutnya yang begitu indahnya yg di ucapkan khusus untuk para wanita.
Pacaran bebas bebas itu bias terjadi karena banyak kesempatan dari cowo ke cewe tersebut. Berikut adalah terjadinya Pacaran bebas :
>> Adanya pergaulan yang bebas.
>> Iri dengan temannya yang sudah melakukan hal-hal negative yang mungkin membuat ia iri.
>> Rasa keingintahuan tentang hal-hal yang menjurus kearah negative.
>> Melihat tayangan d DVD, CD, Youtube, Internet, bahkan di buku dan majalah juga ada, dll.
>> Adanya faktor keturunan.
>> Terhasut oleh teman dan apalagi kalau sudah taruhan.
>> Tidak terpantaunya pergaulan anak-anak dari orang tua.
>> Anak-anak jarang mendapatkan rasa kasih sayang dari orang tua.
>> Banyaknya tindak kasar dari orang tua pada anak yang menyebabkan anak tersebut pergi dari rumah (broken home).
>> Adanya kesempatan atau terbawa suasana seperti malam tahun baru atau acara-acara lainnya.
Dampak dari perbuatan pacaran bebas yaitu :
** Hamil di luar niakah
** Dijauhi oleh teman-temannya, saudaranya, dan keluarganya
** Dihina oleh seluruh orang
** Sebagian mempunyai anak tetapi tidak mempunyai ayah
** Aborsi (menggugurkan kandungan)
** Bunuh diri karena tidak kuat menahan sakit hati ditinggal cowok yang sudah        menghamilinya
** Stres atau sakit jiwa menahan malu
** Menyesal tiada akhir
** Akan mendapatkan dosa di akhirat nanti
Jadi peran orang tua dalam mendidik kita untuk masa depan sangatlah penting karena segala sesuatu perbuatan kita yang terbelok sedikit akan di luruskan kembali oleh orang tua dengan cara yang berbeda-beda seperti :
^  Orang tua menyekolahkan anaknya di pesantren
^ Orang tua selalu mengajarkan dengan berkumpul dengan orang-orang yang shaleh
^ Orang tua tidak membebaskan anaknya pergi atau kumpul sampai larut malam
^ Orang tua member pengertian dan kasih sayaang kepada anaknya
^ Orang tua selalu member nasihat untuk anaknya
Untuk itu peran orang tua sangatlah penting untuk membimbing kita ke jalan yang benar dan hindarilah sikap ketertutupan pada keluarga, mulailah dari sekarang bersikap terbuka kepada keluarga kita sendiri, karena sesungguhnya hanyalah keluarga yang bias member masukkan yang terbaik apa yang kita telah alami pada masa-masa remaja ini. Ini adalah  suatu pengalaman beberapa yang pernah saya lihat pada zaman sekarang ini.

PELAPISAN MASYARAKAT


Pelapisan Masyarakat berarti jenjang status dan peranan yang relatif permanent yang terdapat didalam sistem sosial (dari kelompok kecil sampai ke masyarakat) di dalam pembedaan hak, pengaruh, dan kekuasaan. Masyarakat yang berstratifikasi sering dilukiskan sebagai suatu kerucut atau piramida, dimana lapisan bawah adalah paling lebar dan lapisan ini menyempit ke atas.
Didalam organisasi masyarakat primitif, dimana belum mengenal tulisan, pelapisan masyarakat itu sudah ada. Hal ini terwujud berbagai bentuk sebagai berikut:
1) Adanya kelompok berdasarkan jenis kelamin dan umur dengan pembedaan-pembedaan hak dan kewajiban.
2) Adanya kelompok-kelompok pemimpin suku yang berpengaruh dan memiliki hak-hak istimewa.
3) adanya pemimpin yang saling berpengaruh.
4) Adanya orang-orang yang dikecilkan di luar kasta dan orang yang diluar perlindungan hukum (cutlaw men).
5) Adanya pembagian kerja di dalam suku itu sendiri.
6) Adanya pembedaan standar ekonomi dan didalam ketidaksamaan ekonomi itu secara umum.
Terjadinya Pelapisan Sosial terbagi menjadi 2, yaitu :
>> Terjadi dengan Sendirinya
Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu, tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya.
>> Terjadi dengan Sengaja
Sistem pelapisan ini dengan sengaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama. Dalam sistem ini ditentukan secara jelas dan tegas adanya kewenangan dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang.
Didalam sistem organisasi yang disusun dengan cara sengaja, mengandung 2 sistem, yaitu:
1) Sistem Fungsional, merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sama dalam kedudukan yang sederajat.
2) Sistem Skalar, merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dari bawah ke atas ( Vertikal ).
Menurut sifatnya, sistem pelapisan dalam masyarakat dibedakan menjadi:
1) Sistem pelapisan masyarakat yang tertutup
Dalam sistem ini, pemindahan anggota masyarakat kelapisan yang lain baik ke atas maupun ke bawah tidak mungkin terjadi, kecuali ada hal-hal istimewa. Di dalam sistem yang tertutup, untuk dapat masuk menjadi dari suatu lapisan dalam masyarakat adalah karena kelahiran. Di India, sistem ini digunakan, yang masyarakatnya mengenal sistem kasta. Sebagaimana yang kita ketahui masyarakat terbagi ke dalam :
-Kasta Brahma : merupakan kasta tertinggi untuk para golongan  pendeta.
-Kasta Ksatria : merupakan kasta dari golongan bangsawan dan tentara yang dipandang sebagai lapisan kedua.
-Kasta Waisya : merupakan kasta dari golongan pedagang.
-Kasta sudra : merupakan kasta dari golongan rakyat jelata.
-Paria : golongan bagi mereka yang tidak mempunyai kasta. seperti : kaum gelandangan, peminta, dan sebagainya.

Visitor

 

Blog Template by YummyLolly.com - Header made with PS brushes by gvalkyrie.deviantart.com
Sponsored by Free Web Space